
Gresik jurnalisindependen co id Aparat kepolisian dari Polsek Kedamean bergerak cepat dalam menangani kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa seorang pemuda asal Dusun Gelombok Wetan, Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean.
Peristiwa tersebut terjadi pada malam takbiran yang seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan bagi masyarakat. Namun, suasana berubah menjadi mencekam akibat terjadinya keributan antar pemuda di wilayah tersebut.
Menurut keterangan yang dihimpun, korban yang merupakan pemuda Dusun Gelombok Wetan awalnya berniat baik untuk melerai keributan yang terjadi antara sejumlah pemuda dari Dusun Jatisari. Namun nahas, upaya tersebut justru berujung petaka. Korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang terlibat dalam keributan tersebut.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan. Peristiwa ini pun segera dilaporkan kepada pihak berwajib.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Kedamean langsung melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga terlibat. Sebagai langkah awal, pihak kepolisian telah melayangkan surat pemanggilan kepada para terduga pelaku guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolsek Kedamean menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kami sudah mengambil langkah cepat dengan memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat. Kami berharap semua pihak kooperatif dalam proses hukum ini,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan, terutama pada momen-momen penting seperti malam takbiran yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif.
Hingga saat ini, proses penanganan kasus masih terus berjalan dan polisi akan mendalami lebih lanjut kronologi serta peran masing-masing pihak dalam insiden tersebut. (Azz)