MADURA JurnalisIndependen.co.id Edy Macan menyampaikan sorotannya terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai menyasar pihak yang selama ini memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menilai langkah tersebut memunculkan tanda tanya di tengah publik, khususnya masyarakat Madura.
Menurut Edy Macan, terdapat kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut. Ia mempertanyakan mengapa sosok yang selama ini dikenal membantu masyarakat justru menjadi pihak yang disorot.
“Saya melihat ini ada yang janggal. Kenapa yang selama ini membantu masyarakat justru menjadi sorotan? Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa penegakan hukum seharusnya lebih difokuskan pada oknum pejabat yang belum menunjukkan kinerja nyata, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, masih banyak pihak yang hanya memberikan janji tanpa realisasi yang jelas kepada masyarakat.
“Masih banyak oknum pejabat yang tidak bekerja maksimal, tapi kenapa yang punya kontribusi nyata malah diproses? Ini harus jadi perhatian bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Edy Macan menduga adanya pengaruh kepentingan tertentu di balik dinamika yang terjadi. Ia bahkan mengaitkan hal tersebut dengan kemungkinan adanya kekuatan besar yang ingin melemahkan perekonomian di Madura.
“Saya menduga ada kepentingan tertentu, bahkan bisa jadi ada kekuatan besar yang ingin melemahkan ekonomi Madura,” ungkapnya.
Dalam pandangannya, sosok Haji Her merupakan figur yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Ia menyebut bantuan yang diberikan tidak hanya luas, tetapi juga dilakukan secara tulus dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kalau kita bicara tentang Haji Her, beliau ini membantu masyarakat dengan tulus. Dampaknya nyata, dirasakan langsung oleh rakyat kecil,” jelas Edy Macan.
Ia juga menekankan bahwa masyarakat Madura memiliki karakter kuat dalam memegang nilai kejujuran dan kebaikan. Oleh karena itu, menurutnya, sosok yang dinilai berjasa akan mendapatkan dukungan moral dari masyarakat.
“Orang Madura itu memegang teguh ucapan dan tindakan. Ketika ada sosok yang berbuat baik, tentu masyarakat akan membela,” imbuhnya.
Edy Macan berharap Prabowo Subianto bersama KPK dapat melihat persoalan ini secara objektif dan tidak terpengaruh oleh kepentingan kelompok tertentu.
“Saya berharap Bapak Presiden Prabowo dan KPK bisa melihat ini secara objektif. Jangan sampai ada kepentingan yang bermain,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa penegakan hukum harus mampu menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan kegelisahan sosial.
“Jangan sampai penegakan hukum justru melukai rasa keadilan masyarakat. Negara ini harus menghadirkan keadilan dan keharmonisan,” pungkasnya.(Udin)
