Example 728x250

Solidaritas Antar wartawan, Nasrul dan Abah Huda Jenguk Mahmud yang Tengah Jalani Pemulihan

Surabaya JurnalisIndependen.co.id Solidaritas di kalangan insan pers kembali terlihat melalui aksi kepedulian yang dilakukan sejumlah wartawan terhadap rekan seprofesi mereka yang tengah sakit. Nasrul bersama Abah Huda dan istrinya menyempatkan diri menjenguk Mahmud, seorang wartawan di Surabaya yang saat ini menjalani masa pemulihan pascakecelakaan, Kamis malam (28/5/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran mereka bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi Mahmud yang baru saja menjalani penanganan medis dari dokter bedah plastik akibat luka yang dialaminya.

Dalam pertemuan itu, Nasrul mengatakan bahwa kepedulian terhadap sesama wartawan penting untuk terus dijaga, terlebih ketika ada rekan yang sedang mengalami musibah atau sakit.

Menurut dia, hubungan antarwartawan selama ini tidak hanya terbatas pada urusan pekerjaan dan profesi di lapangan, melainkan juga telah tumbuh menjadi hubungan persaudaraan yang erat.

“Kami datang untuk memberikan dukungan dan doa kepada saudara Mahmud. Semoga beliau segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” kata Nasrul.

Ia menambahkan, kebersamaan seperti itu menjadi salah satu kekuatan di tengah dinamika pekerjaan wartawan yang kerap menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Sementara itu, Abah Huda beserta istrinya turut memberikan semangat kepada Mahmud agar tetap kuat menjalani proses pemulihan. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Mahmud dan keluarga.

Di tengah perbincangan yang berlangsung santai, suasana keakraban tampak begitu terasa. Sesekali terdengar canda ringan yang membuat suasana menjadi lebih cair dan penuh kekeluargaan.

Mahmud mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan rekan-rekannya. Ia mengatakan dukungan moral dari sahabat dan sesama wartawan menjadi energi positif bagi dirinya untuk segera pulih.

“Saya sangat berterima kasih atas perhatian, dukungan, dan doa dari teman-teman semua yang sudah datang menjenguk. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk segera sembuh,” ujar Mahmud.

Ia berharap solidaritas dan rasa kebersamaan di kalangan insan pers dapat terus terjaga, tidak hanya saat menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Kunjungan tersebut menjadi gambaran bahwa di balik aktivitas jurnalistik yang padat dan penuh tekanan, masih tumbuh nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan persaudaraan yang kuat di antara sesama wartawan.(Dody)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *