
JOMBANG – SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto, Kabupaten Jombang, menggelar kegiatan sosialisasi edukatif bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Wijaya Kusuma dan Lembaga Anti Narkotika Antrak.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat wawasan, menyiapkan mental kerja, serta membangun karakter siswa dalam menghadapi tantangan masa depan.
Acara yang berlangsung interaktif ini menghadirkan Ketua LPK Wijaya Kusuma dan Antrak, Drs. Teguh Digdayanto, S.H., M.H., M.Hum., yang berbasis di Sidoarjo.
Sinergi ini disambut baik oleh pihak sekolah sebagai langkah penting untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas melalui pelibatan pihak eksternal.
Dalam sambutannya, Direktur Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto mengingatkan para siswa mengenai ketatnya persaingan dunia kerja saat ini. Ia mengungkapkan fakta bahwa gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) banyak terjadi di pabrik-pabrik wilayah Jombang.
Salah satu contohnya adalah pabrik kayu plywood yang tahun lalu telah mem-PHK sekitar 1.000 karyawannya.
Menanggapi fenomena tersebut, Drs. Teguh Digdayanto, S.H., M.H., M.Hum., memberikan pemaparan motivasi tentang pentingnya langsung bekerja setelah lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Beliau menegaskan bahwa anak muda Indonesia tidak boleh menganggur karena ada banyak jalur kesuksesan yang bisa dipilih.”Banyak pilihan di pelatihan kerja.
Ada program ke luar negeri seperti ke Jepang dengan potensi gaji mencapai Rp48 juta per bulan.
Jika ingin di dalam negeri, ada banyak pilihan karir di instansi negara maupun kedinasan, seperti AKABRI (Darat, Laut, Udara), AKPOL, STIN, KAI, hingga Bea Cukai,” tegas Teguh.
Tidak hanya membekali siswa dengan orientasi karir, Teguh Digdayanto juga memberikan edukasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Para siswa diingatkan tentang bahaya nyata NAPZA dan narkotika yang mengincar kalangan pelajar.
Melalui sosialisasi ini,Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto Jombang Yusuf Efendi S.sos memberikan sedikit arahan kepada siswa siswinya yaitu membuktikan komitmennya dalam mendukung peningkatan wawasan, karakter, serta kesiapan kerja.
Pihak sekolah berharap kerja sama positif dengan berbagai lembaga seperti ini dapat terus berlanjut demi melahirkan generasi muda yang produktif, berdaya saing, dan bersih dari narkoba.

