SAMARINDA,JurnalisIndependen.co.id Jurnalis independen.co.id Dugaan persoalan penarikan kendaraan roda empat (R4) oleh debt collector (DC) eksternal BRI Finance di Samarinda kembali menjadi sorotan. Kali ini, pihak debitur bernama Mostar Simanjuntak melalui kuasa hukumnya mempertanyakan keberadaan kendaraan yang telah ditarik pada tanggal 28 Oktober 2026.
Pasalnya, hingga saat ini kendaraan tersebut disebut belum berada di pool atau tempat penyimpanan kendaraan milik pihak perusahaan pembiayaan sebagaimana yang diharapkan oleh pihak debitur.2-11-2026
Kuasa hukum Mostar Simanjuntak mempertanyakan mengapa kendaraan yang telah ditarik oleh DC eksternal tersebut belum tercatat masuk ke pool kendaraan. Pihak debitur menilai perlu adanya penjelasan yang transparan mengenai keberadaan serta status kendaraan tersebut setelah dilakukan penarikan.
Dalam keterangannya, saudara Donny selaku Head Collection BRI Finance yang berkantor di jl.teuku Umar no.4 kelurahan lok bahu kecamatan sungai kunjang kota Samarinda , Kalimantan Timur menyampaikan bahwa kendaraan yang tidak masuk ke pool merupakan hal yang bergantung pada pihak ketiga, yakni DC yang bersangkutan.
Pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan dan ketidakpuasan dari pihak debitur. Mereka menilai bahwa proses penarikan kendaraan yang dilakukan atas nama perusahaan pembiayaan seharusnya memiliki prosedur dan pertanggungjawaban yang jelas, termasuk mengenai keberadaan kendaraan setelah dilakukan penarikan.
Atas penjelasan tersebut, pihak debitur kemudian menyampaikan persoalan ini kepada awak media agar mendapatkan perhatian dan kejelasan dari pihak BRI Finance.
Pihak Mostar Simanjuntak berharap BRI Finance dapat memberikan jawaban secara resmi dan transparan mengenai keberadaan kendaraan tersebut, siapa pihak yang bertanggung jawab atas penguasaannya, serta bagaimana prosedur pengamanan kendaraan setelah dilakukan penarikan.
Pihak debitur juga berharap kejadian ini tidak terulang dan tidak menimbulkan kerugian bagi debitur lainnya.
“Kami hanya ingin mendapatkan kejelasan. Kendaraan sudah ditarik sejak tanggal 28 Oktober 2026, tetapi sampai sekarang belum diketahui secara jelas keberadaannya dan mengapa tidak masuk ke pool. Kami berharap pihak BRI Finance memberikan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan,” demikian inti keberatan pihak debitur.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak BRI Finance, termasuk kepada saudara Donny selaku Head Collection maupun pihak DC eksternal yang bersangkutan, guna mendapatkan penjelasan berimbang terkait persoalan tersebut.
RADAR CNN ONLINE akan terus mengawal perkembangan persoalan ini demi terciptanya transparansi, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap hak-hak konsumen.(Din)

