WARGA DESA POPOH RT 05 RW 01 JAPANAN WONOAYU MENGUNDANG UMIK LAILA

Sidoarjo JurnalisIndependen.co.id  Warga Desa Popoh RT 05 RW 01, Dusun Japanan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, menggelar acara Haul dan Ruwat Desa pada Jumat, 33 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan, kebersamaan, dan nuansa religius serta budaya yang kental, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT serta penghormatan kepada para leluhur desa.

Acara haul dan ruwat desa tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, sesepuh kampung, pemuda karang taruna, ibu-ibu PKK, serta ratusan warga setempat. Sejak pagi hari, warga terlihat antusias bergotong royong mempersiapkan lokasi acara, mulai dari pemasangan tenda, penataan tempat duduk, hingga penyajian hidangan untuk para tamu dan jamaah.

Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa haul dan ruwat desa merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk nguri-uri budaya leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memohon keselamatan, ketenteraman, serta keberkahan bagi seluruh warga Desa Popoh, khususnya masyarakat RT 05 RW 01.
Melalui haul dan ruwat desa ini, kami berharap desa dijauhkan dari segala marabahaya, wabah penyakit, dan konflik sosial. Semoga masyarakat selalu diberi kesehatan, rezeki yang lancar, serta kehidupan yang rukun dan damai,” ujar salah satu sesepuh desa dalam sambutannya.

Rangkaian acara diawali dengan khataman Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama yang dikhususkan untuk para leluhur dan tokoh pendiri desa. Suasana semakin khusyuk ketika para jamaah bersama-sama melantunkan doa, memohon ampunan serta keberkahan bagi seluruh warga desa.

Sebagai bagian dari tradisi ruwat desa, panitia juga menyiapkan ubarampe ruwatan, seperti tumpeng, jajanan tradisional, serta hasil bumi yang melambangkan rasa syukur atas limpahan rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Seluruh ubarampe tersebut kemudian didoakan bersama sebelum dibagikan kepada warga sebagai simbol kebersamaan dan berbagi berkah.

Acara puncak diisi dengan pengajian umum yang disampaikan oleh seorang ulama setempat. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai keimanan, memperkuat persaudaraan, serta melestarikan tradisi yang selaras dengan ajaran agama. Ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, haul dan ruwat desa ini juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya lokal. Tradisi ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi pengingat bahwa keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta harus senantiasa dijaga.

Warga menyambut positif terselenggaranya acara tersebut. Mereka berharap kegiatan haul dan ruwat desa dapat terus dilaksanakan secara rutin di tahun-tahun mendatang, dengan pelaksanaan yang semakin baik dan melibatkan generasi muda agar nilai-nilai tradisi tidak luntur oleh perkembangan zaman.

Dengan terselenggaranya haul dan ruwat desa pada Jumat, 33 Januari 2026 ini, masyarakat Desa Popoh RT 05 RW 01 Dusun Japanan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, berharap desa senantiasa diberi perlindungan, kesejahteraan, dan keberkahan, serta menjadi lingkungan yang aman, tenteram, dan harmonis bagi seluruh warganya.(Dody)

Exit mobile version