SURABAYA JurnalisIndependen.co.id Tradisi berbagi yang telah berlangsung bertahun-tahun terus dijaga oleh warga di lingkungan Masjid Sabilillah, RT 08/RW 05, Simo Pomahan Baru, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya. Setiap Jumat Legi, usai Salat Subuh berjamaah, puluhan jamaah berkumpul menikmati sarapan soto daging yang disediakan para donatur sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Sekitar 90 jamaah, terdiri atas kaum bapak dan ibu-ibu, mengikuti kegiatan tersebut pada Jumat (7/8/2026). Bagi warga, kegiatan itu bukan sekadar makan bersama, melainkan menjadi ruang mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan sekitar.
Sarapan gratis itu terselenggara atas dukungan para donatur, yakni Hamba Allah, H. Imam Suradi, dan Drs. H. Hamim Thohir. Mereka secara rutin berbagi rezeki dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Ketua RT 08/RW 05, Topan, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kekompakan warga dan kepedulian para donatur yang terus menjaga tradisi berbagi di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.
Salah seorang jamaah, Suratman, mengatakan kegiatan rutin setiap Jumat Legi selalu dinantikan warga karena menghadirkan suasana kekeluargaan yang semakin erat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bukan sekadar sarapan bersama, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarjamaah. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para donatur dengan keberkahan rezeki, kesehatan, dan pahala yang terus mengalir. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Suratman.
Pengurus Masjid Sabilillah menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang secara konsisten mendukung kegiatan sosial tersebut. Menurut mereka, keberlangsungan kegiatan ini tidak hanya bergantung pada bantuan materi, tetapi juga pada semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh seluruh warga.
Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis, tradisi sarapan bersama setiap Jumat Legi menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana. Berbagi hidangan selepas ibadah bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, silaturahmi, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.(Dody)

