SURAKARTA (SOLO) | JurnalIndependen.co.id – Seorang perempuan nekat melompat ke aliran Sungai Bengawan Solo lebih tepatnya di jembatan Jurug di wilayah perbatasan Karanganyar, Selasa (1/7/2025) siang.
Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, dan Relawan masih melakukan pencarian terhadap perempuan yang melompat dari Jembatan Jurug, Solo.
Diketahui, perempuan yang loncat dari Jembatan Jurug merupakan mahasiswi kampus negeri ternama di Kota Solo.
Lebih lanjut, Mahasiswi berinisial DSA (23). Diketahui DSA merupakan mahasiswi Jurusan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) semester 8 dan berasal dari Temanggung.
“Perempuan meninggalkan sepeda motor Honda Beat nomor polisi AA 3747 CY, serta sebuah tas warna hitam berisi HP dan pesan tulisan tangan. Ada pesan di sini nanti dikoreksi, saya bacakan.” Ucap saksi yang berstatus Driver Ojol.
Tak lama kemudian driver ojol bersama sejumlah warga membuka tas warna hitam dan mengeluarkan buku catatan.
Berikut isi pesan yang diduga ditulis perempuan tersebut:
Aku pergi ya jangan salahin keluarga atau tempat instansi aku kuliah,
Aku hanya bermasalah dengan diriku sendiri,
Terkadang aku merasa bukan diriku, aku capek,
Mohon maaf untuk bapak Dr. Sumardiyono, SKM, M.Kes karena telah mengkhianati dan berjanji untuk bertahan…,
Tak masalah semua orang bilang yang lain bipolar juga bisa… aku enggak…. Aku capek….Buu,
Bu maaf aku tak sekuat ibu.
Hingga berita ini diterbitkan, Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang-barang milik korban untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
(Red*)
