Example 728x250
Berita  

Pentas Seni dan Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas VI SDI Roudlotul Ulum Berlangsung Meriah, Jadi Momentum Menanamkan Nilai Islam di Tengah Kemajuan Zaman

Pasuruan, Jurnalisindependen.co.id – Suasana penuh haru, bahagia, dan kebersamaan menyelimuti halaman SDI Roudlotul Ulum yang berada di Dusun Dukuh Wetan, Desa Sumberejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Sekolah Dasar Islam tersebut menggelar Pentas Seni dan Tasyakuran Pelepasan Siswa Kelas VI dengan meriah dan penuh makna, Sabtu (20/6/2026).

Acara yang telah dipersiapkan secara maksimal oleh panitia ini dihadiri oleh para siswa, dewan guru, wali murid, tokoh masyarakat, serta Kepala Desa Sumberejo, Sakri, beserta perangkat desa. Sejak awal hingga akhir kegiatan, suasana berlangsung tertib, lancar, dan dipenuhi kegembiraan dari seluruh peserta yang hadir.

Berbagai penampilan seni dari para siswa menjadi daya tarik tersendiri. Kreativitas, bakat, dan keberanian siswa tampil di hadapan orang tua serta masyarakat mendapat apresiasi meriah. Gelak tawa, tepuk tangan, dan rasa bangga tampak menghiasi wajah para wali murid yang menyaksikan putra-putrinya menunjukkan hasil belajar selama menempuh pendidikan di SDI Roudlotul Ulum.

Dalam sambutannya, para guru menyampaikan pesan penting kepada seluruh siswa agar terus semangat belajar dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Namun demikian, kemajuan teknologi dan perubahan era tidak boleh membuat generasi muda kehilangan jati dirinya sebagai seorang Muslim.

“Anak-anak harus mampu mengikuti perkembangan zaman, memiliki ilmu pengetahuan yang luas, tetapi tetap memiliki fondasi keislaman yang kuat sebagai pedoman hidup,” pesan dewan guru di hadapan para siswa dan wali murid.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberejo, Sakri, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara pelepasan dan tasyakuran seperti ini sangat positif karena mampu mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para siswa dalam menempuh pendidikan dasar.

Dalam pesannya kepada para siswa, Sakri mengajak generasi muda Dusun Dukuh Wetan untuk menjadi anak-anak yang berbakti kepada kedua orang tua, memiliki akhlak mulia, serta tumbuh menjadi generasi saleh dan salehah yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Walaupun zaman semakin maju, nilai-nilai Islam harus tetap menjadi pegangan hidup. Jadilah anak yang berguna bagi orang tua, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen perpisahan bagi siswa kelas VI, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati bukan sekadar mengejar prestasi akademik, melainkan membentuk karakter dan akhlak yang baik. Di tengah derasnya arus modernisasi, nilai-nilai keimanan dan kebersamaan tetap menjadi pondasi utama dalam membangun generasi masa depan.

Warga Dusun Dukuh Wetan pun menyambut baik dan merasa bahagia atas terselenggaranya acara tersebut. Kehangatan yang tercipta selama kegiatan menjadi bukti bahwa sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat berjalan beriringan dalam mendidik anak-anak menuju masa depan yang lebih baik.

Acara ditutup dengan doa bersama yang khidmat, memohon keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Dengan berakhirnya rangkaian pentas seni dan tasyakuran ini, tersimpan harapan besar agar para lulusan SDI Roudlotul Ulum kelak menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan sesama.

(Riski)

(@Ga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *