
Sidoarjo JurnalisIndependen.co.id Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) tengah mempercepat perbaikan 41 ruas jalan menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang akan melakukan mobilitas tinggi selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan kepadatan lalu lintas di masing-masing ruas. Upaya ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan akibat jalan rusak sekaligus memperlancar arus kendaraan selama masa libur.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo, Makhmud, menjelaskan bahwa pada tahap pertama, perbaikan telah rampung di 16 ruas jalan.
“Pada tahap pertama kemarin sudah kami lakukan di 16 ruas jalan dan semuanya selesai,” ujarnya, Kamis (27/2/2026).
Ruas jalan yang ditangani pada tahap awal tersebar di Kecamatan Buduran, Waru, Gedangan, dan Sedati. Keempat wilayah tersebut diprioritaskan karena memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi serta menjadi jalur penting aktivitas harian.
Memasuki tahap kedua, sebanyak 25 ruas jalan kembali menjadi sasaran pemeliharaan. Proses pengerjaan sudah mulai berjalan secara bertahap, meskipun beberapa titik masih menunggu jadwal pelaksanaan.
“Sekarang sudah ada yang berjalan, ada juga yang masih belum. Untuk tahap dua ini, yang sudah jalan meliputi Gedangan dan Sukodono,” jelasnya.
Secara umum, jenis kerusakan yang diperbaiki meliputi jalan berlubang, permukaan bergelombang, serta kerusakan kategori sedang. Fokus utama pekerjaan adalah pemulihan badan jalan agar tetap aman dan nyaman dilalui pengguna kendaraan.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Subandi, mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan melaporkan jalan rusak melalui layanan darurat 112 agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
“Nanti bisa diperbaiki pakai PIWK atau ditangani oleh Dinas PU sendiri,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa setelah Lebaran, pemerintah daerah akan memperkuat sistem penanganan jalan rusak dengan membentuk unit pelaksana teknis (UPT) serta satuan tugas khusus.
“Nanti ada empat UPT. Ada satgas yang keliling. Begitu ada jalan rusak, langsung kita kerjakan,” tegasnya.
Adapun 16 ruas jalan yang telah selesai dikerjakan pada tahap pertama meliputi:
- Jalan Cemengkalang (Jl. Provinsi) – Kebonagung
- Jalan Gebang (Lingkar Timur) – Sekardangan (R.267)
- Jalan Sidokare (Jl. Nasional) – Sepande (Bundaran)
- Jalan Jati (Jalan Provinsi) – Sidodadi (Gapura)
- Jalan Lebo (R.212) – Durungbedug (Jembatan)
- Jalan Bulusidokare (R.265/R.267) – Blurukidul (SMP 6)
- Jalan Pagerwojo (Baldes) – Entalsewu (Dam Sidokepung)
- Jalan Wadungasih – Siwalanpanji
- Jalan Kedungrejo – Wadlingasri
- Jalan Tropodo (Jl. Tropodo 1) – Wedoro (R.528)
- Jalan Gedangan (Baldes) – Betro (SMP ASA)
- Jalan Gedangan – Sukodono
- Jalan Cemandi (Batas Desa Buncitan) – Tambakcemandi (R.507)
- Jalan Kwangsan – Gemurung
- Jalan Pulungan – Kwangsan
- Jalan Putat – Putat
Sementara itu, 25 ruas jalan yang sedang dan akan dikerjakan pada tahap kedua meliputi:
- Jalan Wunut (Arteri) – Candipari (R.102)
- Jalan Jemirahan – Panggreh
- Jalan Randegan – Lajuk (Sekolah Muhammadiyah)
- Jalan Kalitengah – Gempolsari
- Jalan Jabaran – Watesari
- Jalan Kramat Temenggungan – Mlirip
- Jalan Panjunan – Bangsri
- Jalan Tarik – Tarik (Batas Kabupaten Mojokerto)
- Jalan Jabaran – Krian
- Jalan Juwet Kenongo (Arteri) – Mindi (Pusdik)
- Jalan Ngelom – Barengkrajan
- Jalan Sukodono – Ponokawan
- Jalan Sidomojo – Barengkrajan (Puskesmas)
- Jalan Katerungan – Krian
- Jalan Kletek – Sukodono
- Jalan Jedongcangkring – Kedungkembar
- Jalan Kebonagung – Sukodono
- Jalan Bulang – Prambon
- Jalan Buduran (Jl. Nasional Flyover) – Pagerwojo (Jl. KH Ali Mas’ud)
- Jalan Banjarkemantren – Prasung
- Jalan Larangan (Pasar) – Sumokali (Masjid)
- Jalan Lemahputro (GOR) – Sumokali (Masjid)
- Jalan Lemahputro (GOR) – Pucang
- Penahan Jalan Tulangan – Durungbedug
- Jalan Candi – Prasung. (Dody)