PROBOLINGGO, Jurnalisindependen.co.id — Semangat pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu modal penting bagi seseorang yang ingin mengambil bagian dalam kepemimpinan di tingkat daerah. Hal tersebut tergambar dari sosok H. Iril Banser, ( Barisan Angsor Serbaguna) Ketua PAC GP Ansor Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, yang menyampaikan keinginannya untuk maju dan mencalonkan diri sebagai pemimpin di wilayah Tongas Kulon, Kamis (1/10/2026).
Pertemuan kembali dengan H. Iril Banser (Barisan Angsor Serbaguna) setelah cukup lama tidak bertemu menjadi momen tersendiri. Dalam kesempatan tersebut, terlihat bahwa beliau masih dalam kondisi sehat. Silaturahmi pun berlangsung penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang untuk berbincang mengenai kehidupan bermasyarakat serta harapan ke depan bagi wilayah Tongas Kulon.
Sebagai Ketua PAC GP Ansor, H. Iril Banser dikenal aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Keinginan untuk mencalonkan diri sebagai pemimpin tentunya membawa tanggung jawab yang tidak ringan. Seorang pemimpin dituntut bukan hanya memiliki keberanian untuk maju, tetapi juga kesiapan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, menjaga kepercayaan, serta mengutamakan kepentingan bersama.
Niat tersebut juga menjadi bagian dari harapan untuk ikut mempersiapkan generasi dan kepemimpinan masyarakat menuju Indonesia Emas. Kepemimpinan di tingkat desa maupun wilayah masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
H. Iril Banser menyampaikan keinginannya untuk mengambil bagian dalam proses tersebut. Namun, pencalonan dan proses kepemimpinan tentu harus berjalan sesuai dengan ketentuan serta mekanisme yang berlaku. Dukungan masyarakat pun pada akhirnya menjadi bagian penting dalam menentukan perjalanan seseorang yang ingin mengemban amanah kepemimpinan.
Di tengah dinamika masyarakat, seorang calon pemimpin harus mampu membuktikan bahwa dirinya hadir bukan hanya ketika membutuhkan dukungan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan tempat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi.
Pemimpin bukan sekadar jabatan, melainkan amanah. Karena itu, integritas, keterbukaan, kepedulian, kemampuan bermasyarakat, serta komitmen untuk bekerja bagi kepentingan masyarakat menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari kepemimpinan.
H. Iril Banser (Barisan Angsor Serbaguna) sendiri dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat Tongas dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ke depan, masyarakat tentu dapat menilai secara objektif visi, program, rekam jejak, serta komitmen setiap figur yang memiliki keinginan untuk maju sebagai pemimpin.
Harapan dan keinginan H. Iril Banser untuk mengabdi melalui jalur kepemimpinan semoga dapat berjalan dengan baik. Jika nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat dan mendapatkan amanah sesuai mekanisme yang berlaku, harapannya kepemimpinan tersebut benar-benar dapat diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang baik, serta keberpihakan pada kepentingan masyarakat.
Tongas Kulon membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat. Sebab pada akhirnya, ukuran seorang pemimpin bukan hanya seberapa tinggi kedudukannya, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Semoga H. Iril Banser ( Barisan Angsor Serbaguna) senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kelancaran dalam menjalankan aktivitas sosial kemasyarakatan, serta keteguhan apabila benar-benar memilih jalan pengabdian melalui kepemimpinan.
Dari silaturahmi, lahir komunikasi. Dari komunikasi, tumbuh kepercayaan. Dan dari kepercayaan, seorang pemimpin dituntut membuktikannya melalui pengabdian dan kerja nyata untuk masyarakat.
Reporter jurnalisindependen
(Ga)
