Dari Showroom ke Kolam Gurami: Kisah Agus Suryantano Bertahan di Tengah Lesunya Bisnis Otomotif

PASURUAN JurnalisIndependen.co.id Lesunya dunia usaha jual beli mobil memaksa banyak pelaku usaha gulung tikar. Namun tidak bagi Agus Suryantano. Pengusaha asal Jalan Raya Bromo No. 25, Pasuruan ini justru memilih jalan berbeda: meninggalkan bisnis otomotif dan beralih ke kolam pembibitan ikan gurami.

Keputusan itu bukan perkara mudah. Dunia yang selama ini ia geluti sejak lama harus ditinggalkan di tengah ketidakpastian. Namun, tekanan kondisi pasar membuat Agus tak punya banyak pilihan selain beradaptasi.

“Kalau tidak berubah, ya bisa habis,” menjadi prinsip yang ia pegang saat memulai langkah baru.

Sejak tahun 2000, Agus mulai merintis usaha pembibitan ikan gurami dari nol. Tanpa latar belakang kuat di bidang perikanan, ia harus belajar dari pengalaman, menghadapi kegagalan, hingga menanggung kerugian yang tak sedikit.

Berbagai tantangan datang silih berganti. Mulai dari tingkat keberhasilan pembibitan yang tidak menentu, serangan penyakit ikan, hingga sulitnya menembus pasar. Jatuh bangun menjadi makanan sehari-hari dalam perjalanan usahanya.

Namun, kegigihan Agus perlahan membuahkan hasil. Ia terus memperbaiki teknik budidaya, memperluas jaringan pemasaran, dan menjaga kualitas bibit ikan yang dihasilkan.

Kini, setelah melewati perjalanan panjang penuh liku, usaha pembibitan ikan gurami miliknya mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Permintaan pasar meningkat, dan usahanya mampu bertahan bahkan berkembang di tengah persaingan.

Kisah Agus menjadi bukti bahwa bertahan di dunia usaha bukan hanya soal modal, tetapi juga keberanian untuk berubah dan ketangguhan menghadapi tantangan.(Din)

Exit mobile version