SURABAYA, JurnalisIndependen.co id Pedagang Kaki Lima (PKL) Keliling yang dikoordinasi oleh sosok yang akrab disapa Pak Men menggelar bazar di kawasan Gayungan 1, RT 1/RW 1, Surabaya, pada Kamis malam (29/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 29 hingga 30 Oktober 2026, tersebut diikuti sekitar 50 stan yang menawarkan beragam dagangan dan hiburan bagi masyarakat.
Bazar ini menghadirkan berbagai jenis lapak yang dapat dinikmati pengunjung dari berbagai kalangan, khususnya keluarga yang datang bersama anak-anak. Beragam dagangan tersedia, mulai dari aneka sosis dan pentol bakar, aksesori seperti kalung dan cincin, hingga aneka minuman ringan. Kehadiran beragam pilihan tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menikmati suasana bazar sekaligus berbelanja.
Selain menawarkan aneka makanan dan minuman, bazar tersebut juga menyediakan berbagai hiburan untuk anak-anak. Sejumlah permainan ketangkasan untuk balita dan odong-odong menjadi bagian dari daya tarik kegiatan tersebut. Tidak hanya itu, terdapat pula stan lukis anak yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menyalurkan kreativitas melalui kegiatan menggambar dan melukis.
Pak Men, salah satu peserta bazar yang membuka lapak permainan odong-odong dan lukis anak, mengatakan bahwa dirinya terbiasa menggelar bazar di berbagai daerah di Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan bazar keliling tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki tujuan untuk meningkatkan perekonomian para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam kelompoknya.
Menurut Pak Men, melalui kegiatan bazar keliling, para anggota UMKM memiliki kesempatan untuk memasarkan produk dagangan secara langsung kepada masyarakat di berbagai wilayah. Dengan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya, diharapkan jangkauan pasar semakin luas, peluang mendapatkan pelanggan baru terbuka, serta pendapatan para pedagang dapat meningkat. Dengan demikian, bazar keliling diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mendukung keberlangsungan usaha dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya.
“Saya biasa membuka bazar hampir di seluruh daerah di Jawa Timur,” ujar Pak Men saat ditemui di lokasi kegiatan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang mendatangi lokasi bazar pada Kamis malam. Warga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menikmati suasana malam bersama keluarga, berbelanja aneka jajanan, serta mengajak anak-anak bermain. Suasana ceria juga terlihat di stan lukis anak milik Pak Men. Seorang bocah bernama Razan, berusia tiga tahun, tampak senang mengikuti kegiatan melukis yang menjadi salah satu hiburan bagi anak-anak yang berkunjung ke bazar.
Melalui kegiatan ini, bazar PKL Keliling diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Kehadiran sekitar 50 stan dengan beragam pilihan dagangan dan permainan turut mewarnai aktivitas masyarakat di kawasan Gayungan 1, Surabaya. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari dan berakhir pada Jumat (30/10/2026).(Din)
