Malang,JurnalisIndependen.co.id Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026, Pimpinan Redaksi PT Brata Pos Media, Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., bersama seluruh staf dan keluarga besar media Bratapos menyampaikan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Menurut Zaibi, peringatan 20 Mei bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan perjuangan sebagaimana dicontohkan para pahlawan bangsa sejak lahirnya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908.
“Generasi muda hari ini adalah penerus estafet bangsa. Teladani keberanian, persatuan, dan semangat gotong royong para pahlawan. Jangan hanya mengenang, tetapi wujudkan dalam kerja nyata untuk negeri,” ujar Zaibi, Selasa (20/5/2026).
Ia menegaskan bahwa tantangan bangsa di era modern tidak lagi berupa penjajahan fisik, namun lebih kepada bagaimana menjaga persatuan, melawan hoaks, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Zaibi juga memberikan pesan khusus kepada seluruh wartawan Bratapos dan insan pers di Indonesia agar menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai pengingat akan pentingnya menjaga integritas jurnalistik dan tanggung jawab sosial media.
“Wartawan adalah bagian dari penjaga demokrasi. Tugas kita memastikan publik mendapat informasi yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Jangan biarkan kecepatan mengorbankan kebenaran,” tegasnya.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital dan perkembangan media sosial yang begitu cepat, wartawan harus tetap memegang teguh prinsip verifikasi, independensi, serta keberanian menyuarakan fakta demi kepentingan publik.
Selain fokus pada dunia jurnalistik, PT Brata Pos Media juga terus aktif menjalankan berbagai program sosial kemasyarakatan melalui kegiatan Bratapos Peduli Kasih. Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian media terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu program unggulan yang rutin dilakukan adalah Jumat Berkah, di mana tim Bratapos turun langsung membagikan makanan, sembako, dan bantuan sosial kepada kaum dhuafa, lansia, dan masyarakat terdampak di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya. Kegiatan tersebut turut melibatkan partisipasi pembaca dan mitra media sebagai bentuk solidaritas sosial.
Tak hanya itu, Bratapos juga aktif menggelar pelatihan literasi media dan jurnalisme warga bagi pelajar, mahasiswa, hingga komunitas desa. Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi sekaligus membangun budaya menulis berita yang bertanggung jawab.
Dalam bidang pengawasan publik, Bratapos juga konsisten menghadirkan liputan investigasi dan pengawalan isu-isu pelayanan publik, transparansi anggaran, serta berbagai persoalan sosial yang terjadi di tingkat desa hingga kabupaten.
Sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, media Bratapos turut membuka ruang promosi gratis bagi UMKM binaan dan komunitas kreatif lokal agar dapat berkembang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Zaibi menegaskan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan Bratapos bukanlah sekadar pencitraan, melainkan bentuk tanggung jawab moral media kepada masyarakat.
“Media tidak boleh hanya menulis tentang masalah. Kami juga harus hadir memberi solusi. Bratapos Peduli Kasih adalah bukti bahwa pers juga punya hati dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 di lingkungan Bratapos sendiri diisi dengan doa bersama, diskusi internal redaksi mengenai peran pers di era digital, serta kegiatan sosial penyaluran bantuan Jumat Berkah kepada warga kurang mampu.(Din)

