Example 728x250

Warga Menggala Berinisial IKA Terkenal paling Gacor mendapatkan BBM Soalr Mencapai 1,5 Ton Setiap Hari

MENGGALA — Keluhan mengenai sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar kembali mencuat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Menggala milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Minggu 23 Agustus 2026 .Sejumlah pengemudi kendaraan umum mengeluhkan antrean panjang dan kelangkaan pasokan yang diduga dipicu oleh maraknya aksi pelangsiran BBM di SPBU tersebut.Salah satu nama yang kini tengah menjadi sorotan warga dan awak media adalah Ika, seorang warga Menggala yang dijuluki sebagai pelangsir paling

“gacor” di wilayah tersebut. Ika mendadak viral setelah diduga menjadi oknum yang paling banyak meraup dan menguasai alokasi BBM Solar bersubsidi di SPBU Menggala.Informasi ini terungkap

berdasarkan kesaksian dari salah seorang pengemudi kendaraan umum yang kerap mengisi bahan bakar di lokasi tersebut. Sumber tersebut mengeluhkan betapa sulitnya armada transportasi publik dan truk logistik kecil untuk mendapatkan Solar akibat adanya prioritas berlebih bagi oknum tertentu.”Kami terkadang sangat sulit mendapatkan Solar di sini. Bagaimana tidak, mobil truk yang diketahui milik Ika itu terlihat bisa bertahan hampir 1 jam berada di depan nosel pengisian,” ungkap salah satu sopir kendaraan umum yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.Durasi pengisian yang tidak wajar tersebut memperkuat dugaan adanya praktik pelangsiran skala besar

menggunakan armada khusus atau tangki yang telah dimodifikasi. Warga dan para pengemudi berharap pihak manajemen SPBU BUMD Menggala serta aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan investigasi demi memastikan BBM

bersubsidi tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.Jika Anda ingin melanjutkan atau memperdalam draft berita ini, silakan beri tahu saya:Apakah sudah ada tanggapan atau konfirmasi dari pihak pengelola SPBU BUMD? Penulis Berita (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *