GUNUNGKIDUL (DIY) – Antrean panjang tampak masih memadati Mapolres Gunungkidul. Deretan sepeda motor dan orang mengular, serta satu tenda tambahan didirikan untuk menampung warga yang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Kamis (11/9/2025) pukul 22.20 WIB.
Suasana lebih padat dari biasanya ini dipicu dari lonjakan permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) setelah dibukanya pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Kpada awak media, Kasat Intelkam Polres Gunungkidul, AKP Widodo, membenarkan jika adanya peningkatan pembuatan SKCK dalam dua hari terakhir.
Melihat perkembangan ini, pihaknya menambah petugas dan tetap memberikan pelayanan sampai semua bisa mendapatkan SKCK, jika pemohon masih membeludak.

“Kami menambah personel dan ruang tunggu, kami pastikan semua permohonan dilayani,” kata Widodo. Kamis (11/9/2025) malam.
“Sebagian besar pemohon untuk mengurus PPPK Paruh Waktu,” tambahnya.
Kendati demikian, para pemohon tidak perlu khawatir karena SKCK akan tetap bisa diterbitkan tepat waktu, agar tidak menghambat tahapan seleksi. Bahkan bila pada Jumat besuk belum semuanya terlayani, maka Sabtu (13/9/2025) meskipun hari libur permohonan SKCK tetap dilayani sampai selesai.
Menurutnya, pemohon SKCK bisa mengurusnya melalui sistem pendaftaran online yang dirancang untuk memangkas waktu antrian.
“Pemohon cukup mengisi data dan melakukan pembayaran secara daring. Setelah terverifikasi, pemohon akan mendapat barcode yang menjadi tiket untuk melanjutkan proses di loket Polres.” Imbuhnya.
Dengan tambahan jadwal pelayanan hingga akhir pekan, kami optimistis seluruh pemohon SKCK terlayani tanpa mengganggu tahapan seleksi P3K.
Salah seorang pemohon asal warga Karangmojo Dimas mengaku, rela antre sejak pagi demi mengurus SKCK untuk keperluan administrasi P3K.
“Saya datang pagi saja sudah banyak yang antre. Namun, karena dari informasi yang saya dapat, kalau belum selesai hari ini bisa dilanjutkan besok. Bahkan sekarang bisa juga daftar online, jadi lebih mudah,” ujarnya.
Hingga malam hari ini dari pengamatan reporter jurnalisindependen.co.id di Mapolres Gunungkidul, pada pukul 22.20 WIB, masih terdapat ratusan orang yang mengantri di ruang pelayanan serta di halaman Mapolres Gunungkidul.
(Red/Arfian)



