Example 728x250

Peringatan Haul Mbah Slagah di Pasuruan Berlangsung Khidmat dan Tertib

Pasuruan JurnalisIndependen.co.id Peringatan haul Al-Maghfurlah Mbah Slagah kembali diselenggarakan secara khidmat di kompleks pemakaman yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pengkuncen, Kecamatan Purworejo, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah yang memadati area sejak pagi hari. Rangkaian acara dimulai pukul 06.00 WIB dengan agenda utama berupa doa bersama, tahlil, serta pembacaan dzikir.

Suasana religius tampak menyelimuti jalannya kegiatan. Para jamaah mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

Peringatan haul ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan kepada ulama sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Sejumlah habaib, kiai, dan tokoh agama turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka memberikan penguatan spiritual serta menambah kekhidmatan suasana.

Selain itu, unsur pemerintah daerah juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wali Kota Adi Wibowo dan Wakil Wali Kota Mokhamad Nawawi, beserta jajaran perangkat daerah lainnya.

Kehadiran para pejabat daerah tersebut mencerminkan dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat.

Dalam sambutannya, tokoh agama menyampaikan bahwa peringatan haul tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, melainkan juga sebagai sarana refleksi untuk meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam.

Lebih lanjut, nilai-nilai keteladanan tersebut diharapkan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat guna menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial.

Dari sisi pengamanan, kegiatan ini didukung oleh aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Banser. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Peringatan haul Mbah Slagah diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari tradisi keagamaan yang memiliki nilai spiritual sekaligus sosial bagi masyarakat di Pasuruan.(Udin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *