GUNUNGKIDUL (DIY) | JurnalisIndependen.co.id – Pemerintah Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten. Bantuan ini ditujukan untuk pembangunan di ruas jalan desa di Padukuhan Ngrombo.
Lurah Semugih Suyata, S.I. P kepada wartawan jurnalisindependen.co.id mengatakan, BKK yang didapat Tahun 2025 senilai Rp.100.000.000, untuk dimanfaatkan mengaspal jalan desa. Ia menyebut, dana BKK bertujuan untuk pemerataan percepatan pembangunan di tingkat Desa/Kalurahan.
“Harapannya dengan BKK ini, kesejahteraan sosial akan meningkat sehingga akan mengurangi kesenjangan sosial,” ucap Suyata, Selasa (12/8/2025) siang.
“BKK tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik jalan, tetapi juga memiliki dampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat desa, termasuk ekonomi, sosial, dan kualitas hidup,” sambungnya.
Dana BKK bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)dan disalurkan kepada Pemerintah Kalurahan untuk dikelola dan digunakan sesuai dengan usulan yang telah disetujui. Penggunaan dana BKK juga seringkali didasarkan pada aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui wakil rakyat atau anggota DPRD.
Suyata tidak menampik, kondisi akses jalan di Padukuhan Ngrombo hanya merupakan cor beton yang telah rusak beberapa tahun terakhir. Dengan adanya BKK ini disambut antusias oleh masyarakat, yang sempat mengeluhkan akses jalan yang rusak.
“Masyarakat mendukung penuh dengan realisasinya BKK karena ini merupakan wujud nyata dari kewenangan pemerintah daerah dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(Red/Arfian)



