Example 728x250

DITUDING LAKUKAN PUNGLI PROGRAM PTSL, LURAH KALURAHAN SEMOYO PATUK BERIKAN PENJELASAN

foto;istimewa.(@arf_)

GUNUNGKIDUL (DIY) | JurnalisIndependen.co.id – Berita tudingan pungli dilontarkan dari salah satu media online yang akhirnya menimbulkan kegaduhan dikalangan publik. Tudingan itu menyeret nama Pemerintah Kalurahan Semoyo, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul yang diduga telah melakukan pungli dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2025, pada Rabu (27/8/2025).

Sudari, Lurah Semoyo, saat dikonfirmasi reporter matayogya.com membenarkan bahwa adanya tudingan oleh salah satu media online yang memberitakan bahwa Pemerintahan Semoyo telah melakukan (pungutan liar) pungli kepada warganya didalam program PTSL. Namun, kabar buruk terkait adanya pungli tersebut ditampik oleh Sudari.

“Terkait pemberitaan bahwa Pemerintahan Semoyo dituding melakukan pungli. Padahal berita itu tidak benar,” ucap Sudari kepada reporter matayogya.com, Rabu (27/8/2025) siang.

Lebih lanjut, terkait program PTSL di Kalurahan Semoyo, Sudari menjelaskan, memang dirinya mendapatkan program tersebut yang di informasikan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gunungkidul bersama dengan Kalurahan Nglanggeran. Namun, setelah dirinya bersama seluruh dukuh di Kalurahan Semoyo melakukan sosialisasi dan pemetaan program tersebut dibatalkan oleh pihak BPN Gunungkidul.

“Pemangkasan anggaran menjadi pemicu batalnya pelaksanaan PTSL di Kalurahan Semoyo pada Tahun 2025 ini,” ujarnya.

“Pada akhir tahun 2024 kemarin kami pemerintah Kalurahan Semoyo mendapatkan program PTSL sebanyak 800 bidang. Sangking senengnya kami sudah melakukan sosialisasi dan juga pengukuran bahkan melakukan pematokan lahan warga yang memang mendaftarkan dalam program ini,” imbuhnya.

Sudari menegaskan, bahwa sebagai pengukuran diserahkan kepada pihak ke tiga dari BPN Gunungkidul. Sehingga, untuk operasional pengukurannya pihak Kalurahan nomboki dulu termasuk patoknya. Namun, setelah selesai ternyata pihak Kalurahan mendapatkan kabar bahwa program PTSL di Kalurahan Semoyo dibatalkan.

“Informasi dari BPN, bahwa, PTSL untuk Kalurahan Semoyo sementara ini dipending. Namun, pada tahun 2026 nanti Kalurahan Semoyo akan diprioritaskan,” pungkas Sudari.

(Red/Arfian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *