Example 728x250

SATLINMAS WILAYAH II PANTAI BARON KEMBALI GELAR PENGIBARAN SANG SAKA MERAH PUTIH DI TENGAH LAUT

foto;istimewa.(@arf_)

GUNUNGKIDUL (DIY) | JurnalisIndependen.co.id – Peringati Hari Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 Satlinmas Wilayah ll Pantai Baron gelar pengibaran Bendera Sang Saka Merah Putih di tengah laut. Lebih tepatnya di kawasan Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Minggu, (17/8/2025) pagi.

Diketahui, upacara ini diikuti dari berbagai lapisan masyarakat mulai dari Satlinmas Rescue Istimewa DIY, Satpol PP, Pokdarwis, Polri/TNI, Relawan, Siswa Sekolah, Masyarakat setempat, serta Wisatawan juga ikut serta jalannya Upacara pengibaran bendera. Diperkiraan total keseluruhan yang mengikuti Upacara ini mencapai 1000 peserta.

Koordinator Satlinmas Wilayah ll, Marjono menjelaskan, kegiatan diawali dengan bunyian sirine sebagaimana tanda peringatan detik-detik proklamasi, sekiranya pukul 10.10 WIB.

Kemudian, dilanjutkan dengan proses pengibaran Bendera Merah Putih ke tengah laut yang dilakukan oleh Tim pengibar bendera.

Lebih lanjut, Tim pengibar terdiri dari tiga orang disertai dengan aubade berjumlah 200 peserta yang berasal dari anggota Satlinmas Rescue Istimewa. Mereka harus berenang ke tengah laut dengan jarak kurang lebih 100 meter untuk sampai ke lokasi tiang bendera.

Setelah sampai di lokasi, Tim pengibar langsung menaikkan Bendera Merah Putih diiringi dengan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Suasana yang khidmat pun langsung terasa saat bendera perlahan naik hingga ke ujung tiangnya, moment yang sangat berharga dengan mengenang perjuangan para pahlawan terasa sakral disaat Sang Merah Putih telah berkibar di tengah laut.

Marjono menambahkan, bahwa upacara pengibaran bendera di Pantai Baron rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

“Kegiatan ini dilakukan setiap tahun, dan diikuti hingga ratusan peserta, semua ikut merayakan kemerdekaan guna untuk mengenang sebagaimana perjuangan para pahlawan di masa perjuangannya,” ujarnya usai kegiatan.

Dikatakan, upacara penurunan bendera sendiri nantinya dilaksanakan oleh tim SAR Pantai baron, dikarenakan melihat kondisi cuaca pada hari ini kurang baik dengan kecepatan angin mencapai 18 knot dan beresiko tinggi jika melibatkan relawan yang lain.

Pada kesempatan ini, Marjono berpesan kepada para wisatawan yang hendak menikmati liburan khususnya wisata Pantai, untuk senantiasa mematuhi himbauan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah atau SAR Pantai, guna mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan.

“pesan kami terhadap para wisatawan yang berkunjung ke laut dan berenang di laut harus mematuhi himbauan dan aturan, jangan sampai ada kejadian yang buruk terjadi. “pungkasnya.

(Red/Arfian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *